Postingan

Cara Membuat PTP(Point To Point) Dengan Mikrotik Routerboard RB 941

Gambar
Pada tugas kali ini saya akan memberikan totorial cara membuat PTP menggunakan mikrotik Alat yang dibutuhkan : 2 unit mikrotik sebagai server dan client kabel LAN PC untuk konfigurasi Kalau persiapan selesai, mari kita mulai dari server 1. Enable wlan1 2. Buat Security Profile untuk wlan1 3. Atur isi wlan1 seperti berikut 4. Tambahkan bridge dengan cara masuk Bridge > Bridge > + lalu apply 5. Tambahkan bridge port untuk wlan1 dan ether1 dengan cara Bridge > Port > + 6. Tambahkan IP address 192.168.11.11/24 untuk bridge1 Selanjutnya kita setting bagian client 1. Enable wlan1 2. Buat Security Profile untuk wlan1 sama seperti server 3. Atur isi wlan1 seperti berikut, yang membedakan dengan server ialah client menggunakan station bridge 4. Tambahkan bridge dengan cara masuk Bridge > Bridge > + lalu apply 5. Tambahkan bridge port untuk wlan1 dan ether1 dengan cara Bridge > Port > + ...

4 Wireless Tools MikroTik

Gambar
Scanner Tool Mikrotik Sesuai dengan namanya, scanner berfungsi untuk melakukan scan dengan memperlihatkan Access point mana saja yang aktif di sekitar perangkat. Scanner akan menampilkan informasi dari AP disekeliling Mikrotik secara detail mulai dari Mac Address, SSID, Band, Frequensi, Sinyal, SNR, Radio Name, sampai versi RouterOS nya (jika perangkat itu Mikrotik). Berikut ini contoh penggunaan Scanner. MAC Address : Alamat fisik dari suatu perangkat. SSID : Nama Access Point Channel : Channel yang dipakai AP. Signal Strength : Kekuatan sinyal (Semakin mendekati positif maka semakin bagus). Signal To Noise : Perbandingan antara sinyal yang diterima dengan gangguan ( dB ). Semakin tinggi nilainya maka sinyal yang diterima akan semakin baik Noise Floor : Kebisingan di sekitar frekuensi (Semakin tinggi nilai minusnya maka akan semakin bagus). Radio Name : Sebuah identitas yang berbentuk MAC Address pada perangkatt Wireless. RouterOS Version : Versi RouterOS yang terinstall pada perangka...

Antena Jaringan dan Channel

Gambar
Jenis-Jenis Antena Jaringan 1.Antena Grid 2.Antena Omni 3.Antena Yagi 4.Antena Sectoral 5.Antena Parabolic (Solid Disc) Antena Grid Antena Grid berbentuk seperti jaring ,dan cangkupan antena ini hanya searah. Biasanya antena ini mempunyai pasangan antena ditempat yang lain (antena pemancar sinyal ) dan antena ini diarahkan ke antena pemancar supaya sinyal yang diterima lebih tajam , contoh penerapannya : RT/RW net ,WAN P2P (point to point ) , warnet (dulu ). Fungsi antena Grid adalah dimana antena ini adalah menerima dan mengirim signal data dengan sistem gelombang radio 2,4 Mhz. Antena Omni Antena Omni berbentuk seperti tongkat, tapi kecil. Cangkupan antena ini lebih luas di bandingkan dengan antena GRID, cangkupannya menyebar kesemua arah dan membentuk suatu lingkaran contoh penerapanny: digunakan pada RADIO-RADIO. Kalau dalam jaringan WAN menggunakan tipe konfigurasi P2MP (Point to multi point). Fungsi antena Omni adalah melayani coverage area yang luas namun dalam jangkauan pendek...

Materi MTCWE

Gambar
WIRELESS FUNDAMENTALS & PERFORMANCE - Wireless Fundamentals • Frequency & Signal • Tx Power & RX Sensitivity • Wireless Modulation - Wireless Performance • Data Rates • SNR • CCQ • Frame vs HW-Frames Channels 80211b Frequency 802.11a - (12) 20 MHz wide channels - (5) 40MHz wide turbo channels Custom Frequencies MikroTik RouterOS mensuport ISM Band and ‘custom’ frekuensi untuk Atheros cards: Supported Frequency - A/B/G Atheros kartu chipset ini biasanya mendukung frekuensi 2Ghz band: 2192-2539Mhz 5Ghz band: 4920-6100Mhz - N Atheros kartu chipset ini biasanya mendukung frekuensi 2Ghz band: 2192-2539Mhz 5Ghz band: 4800-6075Mhz Channels Width Mikrotik mamiliki kemampuan untuk memanipulasi lebar pita kanal yang berpengaruh pada performance link Wireless (Interference & Troughput). Supported Channel Width : 5 MHz Channels 10 MHz Channels 20 MHz wide channels 40MHz wide turbo channels Pemilihan Channel Width (Wireless Band) yang ...